Contoh Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

Ada beragam versi contoh susunan penulisan sebuah karya ilmiah baik yang berupa tesis, skripsi, desertasi, hingga yang lebih sederhana seperti makalah atau laporan penelitian. Sampai saat ini antara satu sekolah/ universitas yang satu dengan yang lainnya memiliki standar yang berbeda. Hal tersebut dapat dimaklumi mengingat adanya perbedaan kebijakan dari masing-masing instansi serta adanya perkembangan ilmu pengetahuan yang juga tidak dapat dikesampingkan.

contoh susunan atau format penulisan dan menulis karya ilmiah

Namun, kita tidak akan mendebatkan adanya perbedaan tersebut lebih jauh. Pada kesempatan kali ini akan dibagikan salah satu contoh susunan pedoman penulisan karya ilmiah berikut fitur-fitur yang ada di dalamnya secara ringkas.

1. Bagian Awal

Bagian awal dari sebuah karya tulis baik berupa makalah ilmiah maupun laporan penelitian, terdiri atas:
1.1 Cover
1.2 Halaman Judul
1.3 Halaman Persetujuan dan Pengesahan
1.4 Kata Pengantar
1.5 Daftar Isi
1.6 Abstraksi

2. Bagian Pembahasan

Dalam bagian pembahasan umumnya terdiri atas beberapa sub bagian, yaitu:
2.1  BAB I. Pendahuluan
·                  Latar Belakang Masalah
·                  Rumusan Permasalahan
·                  Tujuan Penelitian
·                  Manfaat Penelitian
·         Hipotesis Penelitian
2.2 BAB II. Kajian Pustaka
2.3 BAB III. Metodologi
·                  Pendekatan dan Jenis Penelitian
·                  Lokasi Penelitian
·                 Metode Pengumpulan data
2..4 BAB IV.  Paparan Data  dan Pembahasan
2.5 BAB V.  Hasil dan Kesimpulan


3. Bagian Terakhir

Pada bagian ini terakhir  ini terdiri atas:
3.1 Daftar Pustaka
3.2 Lampiran, gambar dan atau catatan penelitian


Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa kaidah penulisan karya ilmiah juga bergantung pada kebijakan masing-masing instansi. Penting dipahami sebelum peneliti membuat sebuah karya tulis, untuk menyesuaikan dengan aturan penulisan karya ilmiah dimana peneliti bernaung. Semoga bermanfaat..

Share this: